MENGANGKAT DERAJAT

Dalam Al Muzadallah (58) : 11: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah. Niscaya Allah Swt. akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah. Niscaya Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah SWT….”

Muhammadiyah memandang bahwa Islam dalam pergumulan dengan kehidupan sepanjang zaman harus diwujudkan dalam amal. Islam sangat menjunjung tinggi amal sejajar dengan iman dan ilmu, sehingga Islam hadir dalam paham keseimbangan sekaligus membumi dalam kehidupan. Dalam kehidupan yang konkret tidak ada manifestasi lain dari Islam kecuali dalam amal. KH. Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyah yang didirikannya mempelopori penafsiran ulang doktrin Islam secara nyata untuk perubahan sebagaimana tercermin dalam teologi alma’un.(Haedar Nashir, Konsep Ideologi Muh, hlm.28). Diangkat derajatlah yang beriman dan berilmu.

Dr. H. Nur Ahmad G. MA

Ketua BPH RS PKU Kotagede Yogyakarta

Home care Home visit Rapid Antigen Daftar Via WA no. 0895367511128

Wakaf Infaq Taawun rek BNI Syariah no.427.0506485297 kode bank 427

MATAHARI MENGINSPIRASI

Sahabat PKU Muhammadiyah Kotagede

Kali ini pena seri 78 hadir dengan tema matahari menginspirasi.

     Al-Qur’an terus mendialogkan agar manusia menjalani hidup beribadah kepada Allah, dengan berbagai tanda kebenaran, kekuasaan dan kebesaran Allah. Surat asy- Syams ayat 1 mengingatkan : “Demi matahari dan cahayanya di pagi hari“

Ayat ini mengingatkan kekuasaan Allah melalui kehebatan  matahari. Tanpa matahari, bumi tidak akan dapat berbuat banyak hal. Matahari adalah sumber energi bumi dan sumber energi kehidupan manusia. Dapat dibayangkan energi yang dihasilkan, mobil bertenaga matahari, kereta api bertenaga matahari, kantor bertenaga matahari, listrik di rumah bertenaga matahari, memberi energi kepada semua bentuk kehidupan. Energi matahari membuat perjalanan hidup untuk ganggang dan tanaman melalui proses photosynthetic, menghasilkan molekul makanan (Imam Robandi Semangat Tanpa Batas hlm 211).

Surat Asy Syams terdiri atas 15 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qadar. Dinamai Asy Syams (matahari) diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.Waktu dhuha adalah waktu setelah matahari mulai meninggi jika cahayanya telah bersinar sempurna. ( https://tafsirweb.com). Matahari memberi inspirasi hidup dengan cahayanya yang senantiasa bersemangat. Ketika matahari tidak bersinar, mendung, suasana hati kadang mengikuti. Matahari yang cemerlang menjadikan semangat yang membara. Sehingga suasananya menyinari dunia.

Dr. H. Nur Ahmad G. MA

Ketua BPH RS PKU Kotagede Yogyakarta

Home care Home visit Rapid Antigen Daftar Via WA no. 0895367511128

Wakaf Infaq Taawun rek BNI Syariah no.427.0506485297 kode bank 427

Menjaga Kesehatan Ibu & Anak ( Bersama dr. Cicih Wahyu Adiningsih)

Selasa, 02 Maret 2021 direktur RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede dr Cicih Wahyu Adiningsih menjadi narasumber di acara Healthy Corner bersama TVMU (televisi milik Muhammadiyah) dengan tema menjaga kesehatan ibu dan anak. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bagaimana cara menjaga kesehatan ibu dan anak ? yuk kita simak tips nya sekaligus untuk mencegah penularan berbagai macam penyakit, antara lain:

  1. Pola makan yang sehat
    Pola makan yang sehat mempengaruhi kesehatan ibu dan anak. Jika kesehatan ibu terjaga maka bisa mengurus si anak dengan baik. Sebaliknya, jika ibu sakit, kesehatan si anak bisa terganggu. Makanan yang dikonsumsi sebaiknya mengandung gizi yang lengkap dan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan serat, sesuai kebutuhan tubuh.
  2. Memenuhi waktu tidur yang ideal
    Manusia memiliki kebutuhan waktu tidur yang berbeda-beda. Bayi yang baru lahir memerlukan 14-17 jam untuk tidur, balita memerlukan waktu tidur selama 10-13 jam, dan kebutuhan waktu tidur orang dewasa adalah selama 7-9 jam. Sayangnya, masih banyak orang mengabaikan pentingnya tidur yang cukup setiap hari. Padahal, durasi dan kualitas tidur sangat memengaruhi kondisi kesehatan.
  3. Menghindari paparan asap rokok
    Usahakan untuk selalu menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. Asap rokok bisa memicu infeksi saluran pernapasan, gangguan paru-paru, bahkan dapat berakibat fatal bagi anak-anak. Oleh karena itu, dusahakan untuk selalu menjaga kebersihan udara di lingkungan tempat tinggal
  4. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan, usahakan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan karena sangat membantu dalam usaha meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Pastikan menjaga kebersihan diri anak, dengan memandikan atau membersihkan tubuhnya secara rutin, mengganti pakaiannya setiap hari, serta memastikan ruang tidur dan tempat bermainnya dalam keadaan yang bersih. Selain itu si ibu juga perlu menjaga kebersihan diri sendiri agar tidak menularkan kuman penyakit pada si anak. Salah satunya adalah dengan rajin mencuci tangan setelah beraktivitas dan sebelum berinteraksi dengan si anak.

DONASI MINUMAN ISOTONIC

Jumat, 26 Februari RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede menerima donasi berupa 14 box minuman isotonic dari YUZU. Kegiatan ini sebagai bantuan untuk tenaga kesehatan dalam rangka memerangi pandemi Covid-19. Kami ucapkan terima kasih kepada YUZU atas bantuan tersebut semoga berkah dan bermanfaat.

JALAN KEHIDUPAN YANG BAIK

Tuntunan untuk menjalani kehidupan yang baik terdapat pada QS Al-fatihah ayat 5-7:
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.”] Tunjukilah kami jalan yang lurus”(yaitu)Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”

Manusia diberi nafs untuk menentukan pilihan-pilihan hidup dan selalu berkembang dan berubah sesuai dengan perkembangan dan perubahan kebudayaan manusia. Dalam kondisi adanya pilihan hidup ini, manusia diberi tuntunan supaya tetap harmoni dan teratur. (Tafsir at-Tanwir juz 1 hlm.35) Keberuntungan dan kesuksesan manusia jika dalam kehidupannya dengan mensucikan jiwanya dan rugilah yang mengotorinya. Surat Asy- Syams 7-10: “Demi jiwa dan penyempurnaan (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”

Dr. H. Nur Ahmad G. MA
Ketua BPH RS PKU Kotagede Yogyakarta
Home care Home visit Rapid Antigen Daftar Via WA no. 0895367511128
Wakaf Infaq Taawun rek BNI Syariah no.427.0506485297 kode bank 427

BELAJAR DARI MAKHLUK LAIN

Perilaku tumbuhan ataupun hewan membuat merenung dan berinspirasi. Perilaku binatang yang cerdas dapat mengambil manfaatnya untuk memperlancar dan mengakselerasi tujuan kemaslahatan. Manusia tidak dapat berlari secepat cheetah Afrika, 110 km/jam, manusia tidak sekuat gajah dalam merobohkan pohon, dan manusia tidak dapat membuat sarang seindah burung manyar, dan lainnya. Fenomena ini yang sering memaksa manusia untuk berfikir keras membuat sebuah kecerdasan tiruan (artificial) dari binatang-binatang itu, walaupun tidak sama persis. Tiruan adalah bukan asli dan tiruan adalah tidak sama dengan yang asli, tetapi manusia harus merasa tertantang dan membutuhkan.

Artificial Intelligence (AI) adalah kecerdasan tiruan atau kecerdasan buatan, dengan mengadopsi kecerdasan yang ada pada binatang atau pada apapun yang ada di sekitar kita.(Imam Robandi, Semangat Tanpa Batas, 188), Dalam QS Al-Fil 1-5. dijelaskan:
“Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?”
“Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?”
“Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,”
“Yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,”
“sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat)_.”
Bagaimana binatang-binatang ini memberikan pelajaran bagi manusia untuk mempelajari dan menggali ilmu bagi kemaslahatan hidupnya.

Dr. H. Nur Ahmad G. MA
Ketua BPH RS PKU Kotagede Yogyakarta
Home care Home visit Rapid Antigen Daftar Via WA no. 0895367511128
Wakaf Infaq Taawun rek BNI Syariah no.427.0506485297 kode bank 427

TEMPAT TERBAIK

Allah akan memberikan kedudukan yang terbaik kepada manusia, kesuksesan kehidupan dunia, dan kebahagiaan akhiratnya. Al-Qur’an surat Al-An’am ayat :135 mengingatkan: “Katakanlah (Muhammad), “Wahai kaumku! Berbuatlah menurut kedudukanmu, aku pun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui, siapa yang akan memperoleh tempat (terbaik) di akhirat (nanti). Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan beruntung.

Keberhasilan seseorang dalam bekerja tergantung kepada pertolongan Allah, manusia sudah dikaruniai wahyu, akal dan ilmu, maka wajib berusaha mencari sebagian sebab keberhasilan dan berusaha menghindari terjadinya kegagalan. Keberhasilan bisa dibuat melalui teknologi, WA, IG, YouTube mengajak manusia ke jalan kebenaran dan juga kesesatan. Kekuatan konektivitas/silaturahim menjadi salah satu kekuatan dalam mencapai keberhasilan. Maka jalinan silaturahm baik langsung maupun melalui media menjadi jaringan keberhasilan.

Dr. H. Nur Ahmad G. MA
Ketua BPH RS PKU Kotagede Yogyakarta
Home care Home visit Rapid Antigen Daftar Via WA no. 0895367511128
Wakaf Infaq Taawun rek BNI Syariah no.427.0506485297 kode bank 427.

LAYANAN KONSULTASI ON-LINE

,

Pandemi Covid-19 masih tetap menjadi kekhawatiran masyarakat. Namun, kebutuhan akan layanan kesehatan Anda tidak dapat ditunda. Pastikan kesehatan Anda dan tidak perlu khawatir karena RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede memberikan layanan konsultasi On-Line dengan dokter melalui hot line ke nomor 0877-0054-0033. Anda bisa konsultasi online tentang keluhan medis, termasuk COVID-19, dengan dokter umum RSKIA PKU Muhammadiyah […]

Modernisme dan Moderat

         “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat (wasathan) yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. ….” Al-Baqoroh:143

Modernisme yang ditampilkan Muhammadiyah sedikit berbeda dari arus modernisme Islam atau gerakan kebangkitan Islam (al-sahwa al-islamy) di dunia Islam sebelumnya yang cenderung mengeras dalam ideologi Salafiyah atau revivalisme Islam yang kaku. Muhammadiyah dalam pandangan Azyumardi Azra, kendati secara teologis atau ideologis memiliki akar pada Salafisme atau Salafiyah, tetapi watak atau sifatnya tengahan atau moderat yang disebutnya sebagai bercorak Salafiyah wasithiyyah. (Republika, 13/10/2005). Karena itu, kendati sering diposisikan berada dalam matarantai gerakan pembaruan Islam di dunia Muslim yang bertajuk utama al-ruju’ ila Al-Qur’an wa al-Sunnah, Muhammadiyah tidak terlalu kental bercorak gerakan Timur Tengah karena watak dan orientasi gerakannya lebih lentur dan tengahan.

Konsep moderasi juga berasal dari penggalan ayat dalam Alquran, yakni ummatan wasathan (umat yang moderat). “Fakta bahwa moderasi sebagai sebuah konsep ditemukan dalam agama dan tradisi lain, membenarkan gagasan bahwa moderasi sebenarnya merupakan sebuah gagasan universal,” (Prof.Haedar, Republika,co.id). Menjadi Umat yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Dr. H. Nur Ahmad G. M. A

Ketua BPH RS PKU Kotagede Yogyakarta

Home Care / Home visit / Rapid Antigen Daftar Via WA no. 0895367511128

Wakaf Infaq Taawun rek BNI Syariah No.427.0506485297 kode bank 427.

PELATIHAN & SIMULASI VAKSIN COVID-19

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede melakukan simulasi vaksin Covid-19 pada hari Selasa, 16 Februari 2021. Latihan dilakukan sebagai standarisasi pemberian vaksin terutama terkait protokol kesehatan selama new ormal.  Kegiatan di mulai dari pendaftaran, pemberian vaksin kemudian vaksinator akan menyuntikkan vaksin kepada penerima. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari tindak lanjut pelatihan vaksinator yang diselenggarakan oleh Dinkes Kota Yogyakarta.